Tuesday, 12 September 2023

LOMBA LINTAS ALAM MAPASURI (LLAM) PIALA REKTOR 2023 JATENG-DIY

Mapala Surya Rimba menyelenggarakan Lomba Lintas Alam Mapasuri Piala Rektor 2023 Jateng-DIY dalam rangka Milad yang ke-59 Tahun Universitas Muhammadiyah Purworejo, Minggu (10/9/2023).



         Perlombaan di ikuti oleh 59 tim yang terdiri dari Kategori Putri SMA/SMK/MA Sederajat berjumlah 19 tim, Kategori Putra SMA/SMK/MA Sederajat berjumlah 19 tim, Kategori Putri Umum berjumlah 5 tim, dan Kategori Putra Umum berjumlah 16 tim. Dimana masing-masing tim terdiri dari 2 orang.



         Dalam pembukaan Bapak Hermawan, M,Pd.I. selaku pembina Mapala Surya Rimba menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya dengan tergelarnya LLAM (Lomba Lintas Alam Mapasuri).

“Sebelum pandemi LLAM sudah sering digelar dengan antusias yang cukup luar biasa, pasca pandemi baru kali ini di gelar kembali” ucapnya

         Dijelaskan bahwa, rute LLAM kurang lebih 13 KM yang melewati perkotaan dan desa-desa yang ada di Purworejo seperti Baledono, Tambak, Sidorejo, Baledono, dan sekitarnya.

“Antusias sangat luar biasa diluar dugaan, LLAM sendiri adalah salah satu program untuk menjaring mahasiswa baru atau promosi ditahun-tahun yang akan datang” terang Ketua Umum Mapala Surya Rimba Saudara Muhammad Taufiq Syarif



         Bapak Dedi Runanto, M.Si. selaku Kepala Bagian Biro Promosi, Kemahasiswaan, dan PMB Universitas Muhammadiyah Purworejo, mengapresiasi apa yang menjadi ide kreatif kegiatan LLAM yang disertai dengan kegiatan penanaman pohon di Desa Sidomulyo.

“Pastinya ini merupakan sinergi yang pas dengan momentum Milad Universitas Muhammadiyah Purworejo dimana ada kegiatan bakti lingkungan di Desa Sidomulyo” ungkapnya.



Hasil perlombaan sebagai berikut:

Tingkat Putri SMA/SMK/MA Sederajat

1.   Juara I Tingkat Putri SMA/SMK/MA Sederajat

Nomor Peserta        : 40

Nama Team             : Mansab Women

Instansi                    : SMK Ma’arif NU 1 Bener

Total Durasi            : 01:49:37

2.   Juara II Tingkat Putri SMA/SMK/MA Sederajat

Nomor Peserta        : 41

Nama Team             : Taiga

Instansi                    : SMA Negeri 7 Purworejo

Total Durasi            : 02:02:18

3.   Juara III Tingkat Putri SMA/SMK/MA Sederajat

Nomor Peserta        : 16

Nama Team             : Magnolia

Instansi                    : SMK Kesehatan Purworejo

Total Durasi            : 02:06:39

 

Tingkat Putra SMA/SMK/MA Sederajat

1.  Juara I Tingkat Putra SMA/SMK/MA Sederajat

Nomor Peserta        : 2

Nama Team             : PSN

Instansi                    : SMA negeri 10 Purworejo dan SMK Ma’arif 1 Kebumen

Total Durasi            : 01:20:16

2.  Juara II Tingkat Putra SMA/SMK/MA Sederajat

Nomor Peserta        : 51

Nama Team             : The Boy

Instansi                    : SMA Negeri 2 Purworejo

Total Durasi            : 01:22:09

3.  Juara III Tingkat Putra SMA/SMK/MA Sederajat

Nomor Peserta        : 30

Nama Team             : Pretty Gank

Instansi                    : SMK

Total Durasi            : 01:26:11

 

Tingkat Putri Umum

1.  Juara I Tingkat Putri Umum

Nomor Peserta        : 15

Nama Team             : Polkesmar

Instansi                    : Poltekkes Semarang

Total Durasi            : 02:07:38

2.  Juara II Tingkat Putri Umum

Nomor Peserta        : 09

Nama Team             : Hancala 1

Instansi                    : Universitas Negeri Yogyakarta

Total Durasi            : 02:38:26

3.  Juara III Tingkat Putri Umum

Nomor Peserta        : 22

Nama Team             : Mata Jala Putri

Instansi                    : UMNU Kebumen

Total Durasi            : 02:57:00

 

Tingkat Putra Umum

1.  Juara I Tingkat Putra Umum

Nomor Peserta        : 23

Nama Team             : Dadakan Team

Instansi                    : -

Total Durasi            : 01:08:42

2.  Juara II Tingkat Putra Umum

Nomor Peserta        : 01

Nama Team             : Gazebo Kebumen

Instansi                    : -

Total Durasi            : 01:12:40

3.  Juara III Tingkat Putra Umum

Nomor Peserta        : 50

Nama Team             : Atletik 412 Konstrad

Instansi                    : -

Total Durasi            : 01:20:38

 


Terima kasih kami ucapkan kepada sponsorship atas kerjasama dan membantu memeriahkan Lomba Lintas Alam Mapasuri (LLAM) Piala Rektor 2023 Jateng-DIY Dalam Rangka Milad Yang Ke-59 Tahun Universitas Muhammadiyah Purworejo, yaitu:

1. Weka-weka

2. DPRD Kabupaten Purworejo

3. Arjuna Adventure

4. Asta Grafika Percetakan Sablon dan Konveksi

5.Gorgeous Corp

6. Viar Cell Phone Service Centre

7. DRW Skincare

8. Super Adventure

9. DINPORAPAR Kabupaten Purworejo




Tuesday, 15 August 2023

LOMBA LINTAS ALAM MAPASURI (LLAM) PIALA REKTOR 2023 JATENG-DIY



Assalamualaikum wr wb

 Salam Lestari!!! 🌱


 📣TELAH HADIR LOMBA LINTAS ALAM MAPALA SURYA RIMBA UM PURWOREJO SE JATENG & DIY📣 


👋Halo adik-adik pelajar dan pengiat alam se Jateng & DIY ada kabar baik nih, untuk yang gemar dengan kegiatan-kegiatan alam bebas.

📌 Diselenggarakan dengan 4 kategori : 

✓ Putra & Putri tingkat SMK/SMA/MA/Sederajat

✓ Putra & Putri tingkat umum

📝 TIMELINE KEGIANTAN

 Pendaftaran : 

 07 Ags - 1 Sept 2023

 Technical Meeting : 

9 September 2023

 Pelaksanaan : 

10 September 2023

Di Kampus utama Universitas Muhammadiyah Purworejo.

 🎁 FASILITAS : 

1. Makan

2. No Punggung

3. Kaos

4. Snack

5. Co-Card

6. Relasi

7. Saudara Baru

📌 PENDAFTARAN : 

Online : https://forms.gle/KuNMoJGXH8DdPUFr8

Offline : Sekretariat Mapala Surya Rimba Universitas Muhammadiyah Purworejo.

💰 PEMBAYARAN

Bank BRI/ a.n. Reza Nurfadhila M. Konfirmasi pembayaran/ 081393850870

☎ CONTACT PERSON : 

081393850870/reza.


 ⛔SEGERA DAFTARKAN TIM TERBAIK KALIAN!!!🔥

Salam Lestari!!!🌱


 Wassalamu'alaikum Wr Wb


Wednesday, 10 May 2023

Single Rope Technique (SRT) Competition Tingkat Mapala Jateng-DIY Dalam Rangka Milad PALAWA UAJY Ke-47 Tahun Mapasuri Juara III



Single Rope Technique (SRT) Competition Tingkat Mapala Jateng dan DIY yang diselenggarakan oleh PALAWA Universitas Atma Jaya Yogyakarta dalam rangka Milad PALAWA UAJY Ke-47 Tahun. Acara ini dilaksanakan di Jembatan Babarsari Yogyakarta pada hari Kamis-Jumat (27-28/04/2023).

Mapala Surya Rimba adalah UKM yang bergerak di bidang olahraga dan kepecintaalaman. Salah satunya yaitu Single Rope Technique (SRT) atau teknik yang dipergunakan untuk menelusuri gua-gua vertikal atau menuruni tebing dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-medan vertikal. Kegiatan SRT ini telah berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi peralatan penelusuran goa dan banyak diminati oleh pecinta alam di kalangan Siswa maupun Mahasiswa.


Single Rope Technique (SRT) sendiri saat ini sudah sering dilombakan. UKM Mapala Surya Rimba tentu tidak asing lagi dengan olahraga SRT ini dan tentunya UKM Mapala Surya Rimba memiliki banyak potensi yang memiliki skill dalam bidang SRT.

UKM Mapala Surya Rimba mendelegasikan anggotanya yaitu Saudara Agung Suwito untuk mengikuti Single Rope Technique (SRT) Competition Tingkat Mapala Jateng dan DIY yang diselenggarakan oleh PALAWA Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Perlombaan ini diikuti sebanyak 19 tim yang berasal dari Mapala Jateng dan Mapala DIY.


Melalui perlombaan ini diharapkan dapat menjadi kegiatan positive untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan.” Ujar Ketua Umum Mapala Surya Rimba Muhammad Taufiq Syarif

Dengan kegigihan dan skill yang dimiliki, Mapala Surya Rimba mampu bersaing dan meraih Juara III.

Agung Suwito sebagai Juara III dalam lomba tersebut menuturkan bahwa tak hanya kekuatan dan kecepatan yang dibutuhkan, tetapi juga ketenangan dan konsentrasi tinggi. 



Sunday, 26 March 2023

Mapala Surya Rimba Membawa Pulang 2 Medali Di Kompetisi Mentari Rafting Competition Tingkat Mapala Jateng dan DIY

     Mentari Rafting Competition Tingkat Mapala Jateng dan DIY yang diselenggarakan oleh Mapala Rimba Raya Indonesia Universitas Muhammadiyah Magelang dalam rangka Milad Mentari Ke-40 Tahun. Acara ini dilaksanakan di Sungai Elo Kabupaten Magelang pada hari Kamis-Sabtu (9-11/03/2023).

                                    

Mapala Surya Rimba menurunkan 2 tim yaitu Ananda Bagas Kusuma, Bangkit Dito Pamungkas, Ikhsan Susanto, Hanan Muhammad Ihsan, Fathikul Amar Ma’ruf kategori R4 Putra dan Astri Julita Qomayro, Desy Puspita Sary, Desi Puspita Sary, Ela Kurnia Sari, Leni Istiqomah kategori R4 Putri untuk berkompetisi di ajang tersebut. Kompetisi ini diikuti sebanyak 19 tim yang berasal dari Mapala Jateng dan Mapala DIY.

Perjuangan Mapala Surya Rimba akhirnya mengumpulkan 2 medali. Yakni medali perunggu di kategori Sprint dan Head To Head R4 Putri. Ketua Umum Mapala Surya Rimba mengatakan “Alhamdulillah hasil yang membanggakan. Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi atlet rafting Mapala Surya Rimba untuk terus menjadi yang terbaik dan membawa nama baik organisasi maupun kampus.” Ujar Muhammad Taufiq Syarif.

                              

Kompetisi ini sebagai wadah atau tempat mengasah kemampuan dan skill, meningkatkan keberanian, kepercayaan diri, dan meningkatkan kreativitas. Selain itu, sebagai ajang silaturahmi antar perguruan tinggi se-Jateng dan DIY. Tentu prestasi yang berhasil ini diraih tidak terlepas berkat dorongan dan kerja sama semua pihak.

                                 

Monday, 2 January 2023

Latihan Gabungan Pusat Koordinasi Wilayah (PKW) Karesidenan Kedu

Mapala Surya Rimba ikut serta dalam kegiatan LATGAB (Latihan Gabungan) Rock Climbing di Sekretariat Mata Jala dan Tebing Putih Kebumen. Latgab ini diselenggarakan oleh Pusat Koordinasi Wilayah (PKW) Karesidenan Kedu pada Sabtu-Minggu (10-11/12/2022) yang bertemakan Satukan Lambung dan Satukan Pikiran. Delegasi dari Mapala Surya Rimba berjumlah enam anggota yaitu Muhammad Taufiq Ayarif, Adamas Hamid Amrullah, Agung Suwito, Cavin Samba Harya Saputra, Nadia Fadhilatul Khair, dan Khusniyatin.


      Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keilmuan dalam bidang Rock Climbing dan mempererat tali persaudaraan para penggiat alam bebas rock climbing khusunya di wilayah karesidenan kedu yaitu Mapala Surya Rimba Universitas Muhammadiyah Purworejo selaku ketua koordinator tahun ini, Mapala Unsiq Universitas Sains Al-Qur’an, Mentari Universitas Muhammadiyah Magelang, Mapala Sulfur Universitas Tidar Magelang, Mapala Mata Jala Universitas Ma’arif Nahdatul Ulama Kebumen sebagai tuan rumah latgab kali ini, Mapala Trabas Univesitas Putra Bangsa Kebumen, Mapalasta Universitas IAINU Kebumen, dan Palasigo Universitas Muhammadiyah Gombong.


Dihari pertama kami melakukan diskusi materi Rock Climbing yaitu mengenai Sport Climbing dan Artificial Climbing yang di sampaikan oleh Mapala Unsiq Universitas Sains Al-Qur’an. Kira-kira apa sih Rock Climbing itu? Sport Climbing dan apa itu Artificial Climbing? Disini kami berdiskusi bersama mengenai Rock Climbing, Sport Climbing, dan Artficial Climbing. Jadi Rock Climbing yaitu suatu bentuk kegiatan dari Mounteneering yang berorientasi pada pemanjatan dengan memanfaatkan cacat batuan dan peralatan khusus atau tanpa peralatan. Selain itu, otot juga diperlukan serta tekhnik-tekhnik tertentu untuk menambah ketinggian. Sport Climbing yaitu dimana peralatan hanya sebagai pengaman dalam pelaksanaan pemanjatan. Climber tetap bergerak sendiri sambil memasang segala peralatan seperti runner, sehingga bila terjatuh climber tidak akan langsung jatuh kebawah akan tetapi bergantung. Sedangkan Artificial Climbing yaitu pemanjatan yang sepenuhnya mengandalkan peralatan untuk menambah ketinggian. Setelah diskusi meteri Rock Climbing selesai dilanjutkan dengan diskusi Isu Lingkungan yang di sampaikan oleh Mapala Surya Rimba Universitas Muhammadiyah Purworejo pada diskusi kali ini semua mengemukakan penndapatnya mengenai isu lingkungan yang terjadi di wilayah tersebut.

                                        

Dihari kedua kami melakukan perjalanan ke Tebing Putih yang berada di Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Disini kami praktik langsung mengenai pemanjatan Sport Climbing. Lalu bagaimana rasanya melakukan aktifitas pemanjatan langsung ke tebing? Tentunya seru dong dan jangan khawatif karena kegiatan ini diarahkan oleh seseorang yang sudah berpengalaman. Setelah semuanya mencoba. Tidak terasa kegiatan demi kegiatan telah terlaksana. Dengan berat hati kegiatan Latihan Gabungan ini selesai. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini mampu meningkatkan tali persaudaraan, mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dan tentunya pengalaman yang tidak terlupakan. See you next time di Latihan Gabungan selanjutnya.

                        

 

Monday, 14 November 2022

Sosial Budaya Goa Seplawan Diklatsar Angkatan XXIV

                                     SOSIAL BUDAYA GOA SEPLAWAN

Goa Seplawan merupakan Goa yang ada di Purworejo tepatnya di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah atau berbatasan langsung dengan Kulonprogo di Daerah Istimewa Yogyakarta. Goa yang berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini merupakan goa basah atau goa yang terdapat aliran air di dalamnya. Goa Seplawan termasuk ke dalam Goa Kapur.


Goa Seplawan tidak hanya sekedar goa biasa, karena memiliki banyak peninggalan sejarah di dalamnya. Salah satunya adalah adanya sebuah arca emas 22 karat setinggi 9 cm dengan berat 1,5 kg di salah satu sudut goa. Arca tersebut berbentuk seorang laki-laki yang sedang menggandeng tangan seorang perempuan. Para ahli sejarah meyakini bahwa arca tersebut adalah wujud dari Dewa Siwa dan Dewi Parwati yang merupakan peninggalan pada zaman Hindu Siwa. Kini arca tersebut disimpan di Museum Nasional. Sebagai gantinya, pemerintah membangun replica arca didepan mulut goa, replica itu memiliki ukuran yang lebih besar dari yang sebenarnya.

Sebelum masuk kedalam goa Anda akan melihat banyak tumbuhan hias dan tumbuhan alami yang menyebar di sekitar goa, serta fauna seperti burung, dan serangga. Memasuki pintu utama di bagian atas mulut gua, Anda akan disambut dengan patung replika arca emas setinggi tiga meter yang berdiri tegak di depan pintu masuk. Disekitar pintu masuk, Anda akan melihat banyak bebatuan dan relief goa.

Perjalanan susur goa diawali denngan menelusuri Lorong yang menjorok ke bagian bawah perbukitan. Sepanjang perjalanan dalam goa, Anda dapat melihat stalaktit dan stalakmit yang indah. Sesekali akan menemukan genangan air yang menyerupai kolam alami yang dingin dan jernih. Semakin ke dalam, Anda akan mendengar bunyi khas titik-titik air yang menetes dari ujung stalaktit yang menerpa bebatuan yang menambah keelokan relung goa.

Keindahan semakin lengkap dengan adanya tangga batu berundak dan tangga besi menjulang ke atas sebagai akses keluar masuk goa. Didak lama setelah masuk ke dalam goa, jika beruntung Anda akan menemukan kelewawar yang terbanng di atap goa. Dan jika lebih teliti lagi Anda dapat melihat ikan dan udang yang merupakan Troglophile (Hewan yang cinta kehidupan di goa). Anda juga akan menemukan Vadose ( Lorong yang sebagian dari Lorong tersebut dialiri air) dan Fosile ( Lorong yang kering/sudah tidak dialiri air lagi). Ornamaen-ornamen lain yang dapat Anda temukan di dalam Goa Seplawan antara lain :

1.      Stalaktit dan Stalakmit

2.      Pilar

3.      Helektit

4.      Sodastraw

5.      Flowstone

6.      Draperies

7.      Moon milk

8.      Gourdam

9.      Curtain

10.  Gourdyn


 

Goa Seplawan mempunyai Panjang sekitar 700 meter sedangkan cabang-cabang goa sekitar 150-300 meter. Akses ke goa Seplawan sekarang mudah, untuk kendaraan roda empat bisa mencapai lokasi dengan mudah dan sudah dilengkapi dengan fasilitas sarana dan prasana seperti Tempat parkir kendaran, kamar mandi/WC, Mushola kecil yang sederhana, Gashebo, Gardu Pandang, Aula untuk Pementasan / Pertemuan dan juga ada taman-taman bunga yang indah. Perpaduan antara keindahan dan kesejukan di area goa Seplawan sangatlah menyenangkan. Melalui gardu pandang Anda bisa melihat pantai selatan, kota Kulon Krogo, serta Waduk Sermo.

Menurut narasumber kami Ibu Kusmiyati, yang merupakan seorang pedagang yang sudah menjalankan dagangannya di area wisata goa seplawan selama 20 tahun. Beliau mengakatan bahwa warga sekitar lokasi Goa Seplawan masih sering melakukan ritual pemujaan atau syukuran, kerena di sekitar Goa Seplawan masih sangat mengandung kekentalan budaya dan aura mistisnya.

Biasanya pelonjakan pengunjung terjadi pada saat akhir tahun atau acara-acara tertentu, akan  tetapi semenjak adanya wabah covid-19 , intensitas pengunjung menjadi berkurang akibat adanya lockdown di Purworejo. “ Lha itu kemarin waktu korona, langsung kurang orang-orangnya yang datang kesini padahal biasanya kesini ramai-ramai. Waktu tahun baru itu ramai sekali juga pas acara acara tertentu itu ramai.” Jelas bu Kusmiyati. Juga ditambah adanya renovasi akses lahan jaadi untuk sementara waktu pengunjung menjadi berkurang. Salah satu komoditas yang ada sekitar Goa Seplawan ialah kambing etawa yang terkenal akan kesegaran susu kambingnya.

 

-Terimakasih-

 

Disusun oleh Kelompok 2 :

1.                  Astri Julita Qomayro

2.                  Hanan Muhammad Ihsan

3.                  Desy Puspita Sari

4.                  Putri Amelia

5.                  Ilham Chandra Pangestu

6.                  Lutfi Hakim

7.                  Fikrulabib Sidiq

8.                  Ela Kurnia Sari